Sejak aku mulai jatuh terbuai dalam pandangan pertama itu, aku selalu ingin memanjakan dan ingin mengenalmu lebih dalam. Dalam dengan rasa dan dalam dengan sebuah dekapan cinta.
Meski tak jarang aku masih tetap gagal dan jatuh. Tapi, aku takkan menyerah dengan hanya semudah itu. Bagiku, itu hanya sebuah awal dari permulaan untuk membangun sebuah pondasi cinta.
Satu hal yang terus menjadi landasan untukku bernaung, dan yang membuatku selalu ingin berusaha dan berjuang adalah, genggaman tangan yang masih tetap erat saat aku terjatuh ribuan kali. Baik dalam dinginku, kau masih tetap memeluk dengan dekapan yang menenangkan jiwa. Kau masih tetap tersenyum meski menahan derasnya air mata yang ingin menghujam keluar, saat melihatku kembali gagal untuk memanjakan dan mengenalmu.
Tapi untuk sekarang, tenangkan dan lepaskan emosi yang membelenggu jiwamu itu. Aku baik-baik saja. Izinkan aku untuk tetap berjuang dijalanku. Kelak, saat aku benar-benar bisa membuatmu tersenyum bahagia, maka saat itulah. AKU, berhasil mendapatkan apa yang sudah aku perjuangkan selama ini.
Namun, jika semua yang aku perjuangkan hanya berujung sia-sia. Dan AKU hanya tinggal nama yang terukir lemah diatas batu nisan. Satu hal yang harus kau ingat, dengan batu nisan itu aku kirimkan senyum dan pelukan. Meski tak terlihat dan tak terasa. Dan satu hal lagi yang ingin aku sampaikan. Aku teramat sangat mencintaimu.
Jumat, 04 September 2015
Aku yang ingin ada untukmu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar