Cinta adalah hal dimana kamu harus benar-benar melupakan. Hanya sementara, bukan untuk selama-lamanya.
Sepasang kekasih yang mencinta lambat laun akan berada diantara dua persimpangan semesta. Dua persimpangan itu tidaklah bagus untuk dilihat dan tidaklah enak untuk terasa. Simpangan itu bernama 'Tinggalkan' dan satu simpangan lagi bernama 'Sakiti'.
Cinta tidaklah rumit, cinta hanya cermin yang senantiasa akan mengikuti wujud asli dari apa yang dipantulkan padanya.
Cinta juga tidak kotor, dia akan tetap suci. Karena cinta lahir dan mati atas nama kesucian. Terkadang gambaran manusia selalu melebih-lebihkan.
Bagimu yang memang mencinta, tetapkan hatimu dengan kokoh. Persimpangan? Itu hanya perkataan dari manusia yang putus asa dan manusia yang menyakiti dirinya sendiri dan menyalahkan cinta. Jika kau tetap bertahan pada rasa yang kau miliki, menunggu adalah pilihan terbaikmu di persimpangan itu. Menunggu dia yang akan benar-benar datang dan menunjukkan jalan lain padamu.
Cinta tidaklah munafik. Terkadang manusia selalu membuat kesan buruk pada hal yang berlawanan dengan hatinya. Padahal manusia itulah yang memunafikkan dirinya sendiri.
Benar, mencintai adalah hal lain untuk saling melupakan. Tapi ingat, melupakan sembari kau harus tetap memperbaiki diri dengan mengenal jelas apa itu cinta. Bukan hanya dirimu tapi juga dirinya. Dan akhirnya, setelah semuanya kau lakukan dengan penuh kesabaran, maka kembalilah. Kembalilah dengan cinta tertulus sebagai seorang manusia.
Cinta sejati memang takkan pernah ada. Tapi jika kau menamakannya dengan cinta yang suci atas dasar Ilahi maka kau akan merasakan sejatinya cinta itu.
Cinta adalah hal dimana kamu harus benar-benar melupakan. Hanya untuk sementara dan bukan selama-lamanya.
Sabtu, 30 Juli 2016
Wujud
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar