Heningku...
Teruntuk sepasang mata
Teruntuk sekeping hati
Heningku...
Teruntuk sebuah nama
Yang selalu aku puja dalam malam
Heningku...
Teruntuk jarak
Yang akan bertahta sebentar lagi
Heningku...
Kini aku berada diantara kepingan dinding
Diantara kumpulan bantal
Diantara kepulan asap pembunuh
Untuk heningku...
Kutarik dalam napas
Kuhenyak tubuh, mematung
Aku diam
Dalam hening
Sepi
Ditelan hening
Tidak ada komentar:
Posting Komentar